23 Ramadan
Sore itu aku dan Aiq pulang dari Ganesa, tempat favorit kami untuk menunaikan tugas mulia. Fyi aja, Ganesa itu merupakan sebuah tempat untuk...... Ya itu deh pokoknya. Ketika sedang di perjalanan, kami pun tentunya melanjutkan kebiasaan kami yang tak pernah tertinggalkan. Kebiasaan itu adalah -bingung-. Bingung kali ini diprakarsai oleh cuaca mendung yang membuat kami lapar. Ya maklum saja, berjam-jam di Ganesa membuat kami merasa sangat kelaparan. Aku baru tau bahwa berjam-jam bernapas di Ganesa bisa membuat selapar ini. Tapi aku nggak tau, apakah metabolismeku yang terlalu cepat ataukah ada komunitas cacing yang sedang merayakan hari raya idul qurban dalam perutku sehingga rasa lapar itu cepat sekali datangnya. Tolong mba Debra dan mas Michael, Ganesanya dikasih kantin dong agar supaya 😑. Beberapa menit di perjalanan.... "Makan apa ya?" aku dan Aiq saling lempar pertanyaan yang sama. Tentunya pertanyaan itu membuat kami semakin bingung. Aiq yang nggak suka ...
Comments
Post a Comment